Pidato
Kepala Sekolah Kepada Wali Murid
Peranan
Orang Tua dalam Menanamkan Rasa Keagamaan pada Anak
Yth.
Bapak dan Ibu Wali Murid.
Assalamu’alaikum wr. wb.
Segala puji bagi Allah seru sekalian
alam, yang memberikan nikmat kepada kita sekalian sehingga Bapak – bapak dan
Ibu – ibu bisa menghadiri undangan kami dalam rangka pertemuan antara Wali
Murid dan Dewan Guru, agar saling kenal mengenal.
Tak lupa saya selaku Kepala Sekolah
mengucapkan terima kasih atas perhatian Bapak dan Ibu untuk menghadiri undangan
kami.
Disini akan kami sampaikan mengenai
cara – cara orang tua dalam menanamkan rasa keagamaan terhadap putra –
putrinya.
Bapak – bapak dan Ibu – ibu yang
berbahagia.
Pembinaan keluarga adalah dasar
pembinaan masyarakat, pembinaan kesejahteraan masyarakat harus dimulai dari
pembinaan kesejahteraan keluarga. Oleh sebab itu Agama Islam memandang rumah
tangga bukan hanya urusan pribadi atau perorangan, tetapi juga merupakan urusan
masyarakat bahkan negara.
Rasa kasih sayang antara suami – istri
sulit diterangkan, maka lebih sulit lagi dijelaskan rasa kasih sayang orang tua
terhadap anaknya. Betapa besar cinta ibu kepada anaknya. Sebagaimana pepatah
mangatakan : KASIH IBU SEPANJANG MASA. Kendatipun anak itu banyak merepotkan dari
pada memberi manfaat. Mau tidak mau, hal ini sudah menjadi kewajiban didalam
mengasuhnya. Kasih syang yang bersifat naluriyah dari orang tua terhadap
anaknya sangat dianjurkan oleh Islam, bahkan wajib hukumnya bagi orang tua,
terutama ayah memberi nafkah dan ibu mendidik serta mengasuh dalam arti yang
sangat luas disamping banyak kesibukan diluar rumah.
Bapak – bapak serta Ibu – ibu yang
kami hormati.
Disini lah pentingnya peranan orang
tua terhadap putra – putrinya dan tidak cukup hanya dengan memenuhibidang
materi saja, tetapi juga kita didik anak itu kepada pelajaran yang bernafaskan
Islam. Hal ini agar menjadi fondamen bagi dirinya, sehingga ia akan menjadi
anak yang shaleh/shalehah, berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara,
sebagaimana yang orang tua harapkan. Dengan didikan yang ia terima dari orang
tuanya maka dengan sendirinya ia akan mempunyai sifat yang terpuji, misalnya :
jujur, cermat, amanat, dan lain lain. Pendek kata segala tindakannya sesuai
dengan akhlak yang dibawa oleh junjungan Nabi Besar kita Muhammad saw. yang
selalu memancarkan hal – hal yang bersifat sanjungan dan pujian.
Bapak – bapak, Ibu – ibu yang
terhormat.
Didalam sebuah keluarga orang tua
dapat mengelola kepada putra putrinya baik fisik maupun mental. Misalnya orang
tua harus memberikan situasi keagamaan didalam menjalankan syari’at agam,
seperti : shalat, puasa, tidak makan makanan yang haram, lebih baik shalat
berjamaah, makan bersama, disinipun bisa dipergunakan oleh keluarga bertukar
pikiran antara ayah, ibu dan anak. Mendidik tingkah laku yang baik serta
meletakan dasar dasar sosialisasi, dan mengajarkan anak memikirkan orang orang
selain dirinya sendiri (tidak egoistis).
Contoh diatas merupakan pendidikan
yang bersifat informil yang diberikan orang tua kepada anak – anaknya yang akan
memberi bekas pada jiwanya. Sebab orang tualah cermin dan contoh bagi anaknya.
Bapak – bapak serta Ibu – ibu yang
kami hormati.
Begitulah uraian yang bisa kami
sajikan pada hari ini, dan jika ada kata kata sya yang kurang berkenan di hati
bapak – bapak atau ibu – ibu sekalian saya mohon maaf yang sebesar besarnya,
dan tak lupa saya mungucapkan beribu ribu terimakasih kepada bapak – bapak dan
ibu – ibu sekalian, atas perhatiannya dalam acara ini.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar